TEHA NEWS – Penerima Beasiswa Nickel Industries Tahun 2025 melaksanakan aksi sosial bertajuk “Kuliah Itu Asik, Masa Depan Lebih Menarik” di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Kegiatan ini bertujuan memotivasi pelajar sekolah menengah agar melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Aksi sosial yang dilaksanakan pada 12 Januari 2026 di tiga sekolah menengah yang berada di Kecamatan Bahodopi dan Bungku Pesisir. Program ini digagas dan dijalankan oleh 10 mahasiswa penerima Beasiswa Nickel Industries yang saat ini menempuh pendidikan di Universitas Hasanuddin.
Kegiatan ini menjadi social project perdana bagi penerima beasiswa Angkatan 2025, sekaligus media pembelajaran aktual untuk mengembangkan kepercayaan diri, kemampuan komunikasi publik, serta kepemimpinan mahasiswa sebagai generasi muda asal Morowali.
Mining Sustainability Lead Hengjaya Mineralindo, Harry Cahyono, menjelaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mengembangkan kapasitas non-akademik mahasiswa penerima beasiswa.
“Kegiatan ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan public speaking dan storytelling, khususnya dalam menyampaikan pengalaman positif berkuliah di universitas terbaik di Indonesia secara percaya diri dan inspiratif,” ujar Harry sebagaimana dikutip dari laman Metro Sulteng.
Ia menambahkan, penguatan keterampilan komuLewat Aksi Sosial, Penerima Beasiswa Nickel Industries nikasi publik menjadi penting mengingat masih rendahnya kemampuan berbicara di depan umum di kalangan mahasiswa. Sejumlah survei menunjukkan sekitar 75 persen masyarakat Indonesia mengalami kecemasan saat public speaking, yang umumnya dipicu oleh rendahnya kepercayaan diri, ketakutan melakukan kesalahan, serta tekanan psikologis dari audiens.
Salah satu penerimLewat Aksi Sosial, Penerima Beasiswa Nickel Industries a Beasiswa Nickel Industries, Milda J, mahasiswa Teknik Pertambangan, mengaku kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga dalam pengembangan dirinya.
“Program ini sangat berarti bagi saya karena bisa berbagi pengalaman dengan adik-adik di SMKS Al Khairaat Bahodopi. Kegiatan ini juga membantu saya menjadi pribadi yang lebih percaya diri,” ungkap Milda.
Menurutnya, tantangan terbLewat Aksi Sosial, Penerima Beasiswa Nickel Industries esar dalam kegiatan ini adalah menyampaikan materi agar tetap menarik dan mudah dipahami oleh para siswa.
“Menjaga interaksi agar siswa tetap antusias selama kegiatan berlangsung juga menjadi tantangan tersendiri,” tambahnya.
Selain melatih kemampuan public speaking, para mahasiswa juga dibekali keterampilan perencanaan dan pelaksanaan kegiatan. Mereka dilatih bekerja secara kolaboratif, mulai dari penyusunan konsep acara, koordinasi dengan pihak sekolah, penyusunan materi presentasi, hingga pelaporan kegiatan dalam bentuk video kreatif.
Harry Cahyono menegaskan, seluruh proses dalam program ini dirancang secara komprehensif agar mahasiswa memperoleh pembelajaran menyeluruh.
“Mahasiswa diarahkan memahami dinamika komunikasi sejak tahap persiapan hingga pelaporan. Harapannya, mereka tidak hanya mahir berbicara di depan umum, tetapi juga mampu menangkap nilai pembelajaran dari setiap proses yang dijalani,” jelasnya.
Melalui berbagai program kolaboratif dan berkelanjutan, Nickel Industries menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan dunia pendidikan, khususnya dalam meningkatkan akses, kualitas, dan relevansi pendidikan bagi generasi muda agar siap menghadapi tantangan global.***



